Berita
Lokakarya Manajemen Risiko Banjir
Hari ini tanggal 1 Maret 2024, Pemerintah Kota Semarang bekerjasama dengan Pemerintah Kerajaan Inggris melalui Kedutaan Inggris di Jakarta (British Embassy) dan Mott MacDonald Indonesia menyelenggarakan Lokakarya "Transfer of Knowledge on Flood Risk Management for Indonesian Cities" di Situation Room Balaikota Semarang.
Ibu Melisa R. Kusuma selaku Outreach Manager Central Java & DIY datang sebagai perwakilan British Embassy, turut mengundang narasumber dari MottMacdonald New Zealand yaitu Nasrine Thomasi yang bergabung melalui Microsoft Teams, sedangkan perwakilan Mott Macdonald Indonesia yang hadir langsung yaitu Harry Roovers (Team Leader) dan Ba'dihi Fitriana (Country Coordinator) dipandu oleh moderator Dini Anitasari (GEDSI Expert). Bappeda Kota Semarang diwakili oleh Ibu Arwita Mawarti, S.T.,M.T pun ikut memberikan paparan bagaimana Manajemen Risiko yang dilakukan Pemerintah Kota Semarang dalam Menghadapi Bencana, terutama banjir dan rob yang menjadi momok tahunan di Kota Semarang.
Pada kesempatan ini, British Embassy juga mengundang dinas-dinas terkait pengelolaan air dari Pemerintah Kota Surakarta, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, serta lembaga dan komunitas seperti BINTARI dan PMI.
Kegiatan ini bermaksud untuk membangun ketahanan kota di Indonesia terhadap dampak banjir akibat perubahan iklim dengan mendorong penggunaan Sistem Peringatan Dini (EWS) bernama Moata Smart Water, sebuah aplikasi yang dikembangkan untuk menganalisis kumpulan data air secara real-time sehingga mampu memprediksi siklus air yang berdampak pada pengambilan keputusan yang lebih cepat dan tepat dalam pencegahan banjir.
Pemerintah Kota Semarang berharap dengan adanya kegiatan ini, para peserta yang hadir dapat saling transfer knowledge dan berbagi praktik terbaik terkait mitigasi bencana banjir.
English
Français
عربي